Ada Rasa pada Kata-Kata

by Sumaiyah

Ajari aku menggunakan pena. Akan kutulis gemercik air. Udara dingin, kabut senja, sampai daun gugur.

Ada rasa pada kata-kata. Aku mengenalmu melalui kata kata. Dan aku merasa cukup dengan itu. Pertemuan kita adalah pertemuan antar pikiran. Dan aku merasa cukup dengan itu.

Aku mengenalmu melalui kata-kata. Cara berpikir yang aku sukai sejak pertama kali membaca. Setiap ejaan hurufnya aku kenali. Aku mengenalmu melalui kata kata. Pada setiap rasa yg kamu sematkan dalam cerita.

Aku jatuh cinta apa kata kata. Pada setiap hal yg kamu tuangkan. Aku seolah-olah menjadi samudera dan selalu siap menerima apapun itu.

Ketika aku bertemu langsung denganmu. Aku tak menyangka jika pembawaanmu seperti itu. Aku tidak mengenalmu dalam pertemuan pertama. Pertemuan selanjutnya ketika diskusi semakin hangat. Aku tahu, kamu sedang membacakan isi pikiranmu. Dan aku diam saja. Seperti membaca setiap tulisanmu.

Jika aku jatuh cinta pada tulisanmu pertama tama. Itu bisa jadi alasan cukup kuat untuk aku mengenal pikiranmu. Sampai pada suatu hari kita pertama bertemu. Kita seolah-olah telah saling mengenal telah lama sekali.

Aku, yang terjebak dalam setiap relung katamu.

Liburan di Asrama, 29 Januari 2017

Advertisements
This entry was posted in Maiya. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s