Mengambill Jarak

by Sumaiyah

Izinkan aku mengambil jarak. Yang dengannya aku bisa sendiri. Menerka setiap fenomena hidup dalam kesendirian. Yang dengannya aku bisa merasakan sejuknya hembusan angin pagi.

Izinkan aku mengambil jarak. Jarak yang jauh tanpa batas. Sejauh-jauhnya dari keramaian. Jarak yang tak mampu dihinggapi oleh semua orang, bahkan kamu sekalipun.

Izinkan aku mengambil jarak. Seperti yang Rasulullah ajarkan, hijrah untuk menjadi lebih baik. Itulah aku sekarang. Berharap hijrahku kali ini membuat pikiran lebih jernih. Semangat semakin membara. Dan prasangka baik selalu kepada Sang pemilik Hati.

Izinkan aku mengambil jarak. Bukankah kalimat tanpa spasi itu tak bermakna?

Dua tahun lagi (?), 22 Januari 2017

Advertisements
This entry was posted in Maiya. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s