Suara Merdu

by M Affan Hanif

Kau dengar itu? Suara yang tercipta dari aduan dua logam. Juga dari deru mesin. Juga sesekali dari klakson. Ya. Suara kereta. Aku bilang, ini suara merdu bagi sebagian orang. Mungkin kau tidak menyetujuinya. Aku bilang sebagian, bukan semua. Suara aduan logam antara rel dan roda besi kereta serta deru mesin dan sesekali diikuti klakson panjang dari lokomotif. Satu kesatuan yang merdu. Merdu, bagi mereka yang merindukan kampung halamannya. Merdu bagi mereka yang ingin bertemu sesorang. Merdu bagi mereka yang memang suka naik kereta. Mungkin bagi sebagian orang ini sangat mengganggu. Tapi sebagian orang lain tetap bisa tidur dengan nyenyak. Ah, kau saja mungkin yang terganggu. Coba cek pintu bordesmu. Jika suaranya begitu keras, mungkin pintunya terbuka. Atau, mungkin kau sedang berada di bordes. Terserah kau saja lah. Aku tetap bisa tidur nyenyak di kereta.

Sukoharjo, 1 Februari 2017

Advertisements
This entry was posted in Affan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s