Selamat Tinggal!

by Putri Nur Azizah

Aku lupa bagaimana rasanya merindu. Terlalu lama hatiku jumpalitan tak menentu. Kadang seru, kadang biru. Beralasan sosok yang sama sedari dulu. Diam-diam hatiku tergerogoti semu. Terlalu lama, aku lupa merindu.

Terlalu sering hatiku ditarik ulur. Berulang kali ia memilih mundur, namun kau semai kembali bak bunga usai musim gugur. Hatiku babak belur.

Setelah semua, izinkan aku berbicara. Aku ingin terbebas dengan bahagia. Merelakan rasa untuk kemudian dapat dipeluk asa. Menjulang terbang, membungkam lara. Selamat tinggal, kau yang tidak pernah nyata.

Kamis, 19 Januari 2017

Advertisements
This entry was posted in Uti. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s