Sosiopat Berlipstik

by Rizky Rahardjo

“Untunglah pelakunya sudah tertangkap”, ucap pria paruh baya itu sambil menggandeng tangan istrinya, “Kita bisa segera istirahat di rumah”.

Kejadian itu telah mengacaukan acara makan malam mereka berdua. Tak hanya kehilangan momen romantis, waktu mereka pun tersita cukup lama untuk memberi keterangan pada polisi mengenai kasus yang terjadi.

Pria itu tiba-tiba merukuk sambil berpegangan pada sebuah tiang
*Hoeeek.. *
Entah sudah berapa kali ia muntah setelah menyantap hidangan di restoran itu.

“Sial, bagaimana mungkin orang gila itu menyajikan daging orang”, kesal pria itu

Setelah merasa baikan, dia bangkit dan mengelap mulutnya.

“Maaf ya sayang, semuanya jadi berantakan”, ucapnya sambil memegang tangan istrinya dan mulai berjalan kembali untuk pulang.

“Kamu baik-baik saja kan sayang ? Dari tadi kau diam saja”
“Hmmp” sahut istrinya mengangguk
“Kamu tidak perlu takut, pria gila itu sudah diamankan polisi. Lagipula aku akan menjaga permaisuriku satu-satunya ini layaknya ksatria yang gagah”, ucapnya menghibur. “Ahh, untung saja kamu menyadarinya ya, kalau tidak aku mungkin sudah menghabiskan hidangan menjijikan itu”
“Ya, untung aku tahu rasanya, jadi bisa segera menyadarinya”, jawab istrinya. “Aku juga tidak menyangka, koki itu sampai berbuat demikian karena dicampakkan”.

Langsung saja tubuh ramping itu mendekap erat pria di sampingnya

“Kau akan selalu bersamaku kan, sayang”, ucapnya lirih.

 

Advertisements
This entry was posted in Rizky. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s